Arkadia. Diberdayakan oleh Blogger.

Bayi Tidur Miring

Selama ini setiap saya jenguk atau nengokin bayi temen-temen saya, satu bulan pertama si bayi akan tertidur lurus, diem, rapih, tertata dan beneran selayaknya bayi yang tulang-tulangnya belum kuat bergerak banyak. Dan kontan aja saya kaget liat Jiwo di umur 12 harinya lagi bobo nyenyak dengan posisi miring. Iya, Bayi Tidur Miring! dengan tangan yang kemana-mana, selimut yang udah berantakan, posisi kaki yang gak karu-karuan dan mulut yang gak bisa mingkem. Muahahaha


Saya sempat panik. Waduh, masa bayi 12 hari bobonya udah miring begini? Saya langsung aja banyak tanya ke sana sini. Nanya ke orang tua saya, orang tua suami saya dan gak lupa ke dukun rawat bayi. Syukurlah.. kata mereka gak apa-apa. mungkin si Jiwo lagi pegel atau bosen tidur terlentang, jadinya pengen tidur miring-miring katak gitu. Katanya aman-aman aja, asalkan jangan  kelamaan. Lebih dari lima belas menit, si bayi harus dikembalikan ke posisi terlentang. Karena tulang-tulang bayi yang belum kuat, dikhawatirkan bakal kecetit atau kemungkinan-kemungkinan buruk yang lain. Ya maklum aja. namanya juga bayi 12 hari. tulangnya masih belum keras dan belum tentu kuat nahan badannya dia dalam posisi miring begitu.


Jadilah setelah sepuluh menitan, saya mengembalikan posisi bobonya jadi terlentang. Walaupun si Jiwonya juga gak sama sekali rewel, dia keliatan bahagia-bahagia aja dengan bobo miringnya. Tapi tetep aja saya dan suami saya harus waspada. Harus tau kalau bayi gak akan bisa sadar sendiri kalau posisinya salah. Dia kan cuma tau enak, yang tau kalau itu bahaya ya kita ini para orang tua. Jadi kita yang harus siaga mengawasi setiap gerak geriknya apalagi saat Bayi Tidur Miring. Kalau kata Mama saya sih, mungkin karena Jiwo ini besar, jadi tulang-tulangnya sudah sedikit lebih kuat dibanding bayi lain. Makanya diumur 12 hari dia udah sukses buat miringin badannya ke kanan ke kiri. Wah wah..

Tidak ada komentar